⛄ Lakukan Seperti Untuk Tuhan

PenjelasanSingkat. Janji TUHAN pada Daud. Isi Pasal. Kerinduan Daud untuk membangun rumah untuk Tuhan. Perjanjian Daud. Garis Besar. 7:1 Natan, tadinya menyetujui keinginan Daud untuk membangun rumah bagi Allah, 7:4 tetapi setelah mendapat firman TUHAN melarang dia. 7:12 TUHAN berjanji kepadanya akan memberi kebaikan dan berkat pada keturunannya. 7:18 Doa Berikutini adalah beberapa langkah menghadapi kegagalan menurut prinsip Kristen. 1. Terima fakta bahwa Tuhan memahami kegagalan Anda. Sangat sulit bagi kita untuk bertahan dalam menghadapi kegagalan jika Anda sendirian dan tidak seorang pun yang memahami kegagalan yang Anda alami. Faktanya memang demikian -- orang lain mungkin terkejut dengan 1Korintus 10:13 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Kisah hidup Paulus menceritakan tentan perubahan perjalanan hidup yang sangat luar biasa. Paulus yang lahir di keluarga Yahudi yang taat, terpandang dan terpelajar, begitu WaktuTuhan selalu indah, tidak terlalu cepat dan tidak pernah terlambat. Dalam proses itu membutuhkan kesetiaan. Kolose 3: 23 “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” Lakukan proses hidup kalian dengan setia dan kesucian hati (kemurnian) di dalam Tuhan. Setiapkali aku melihat ayat-ayat ini, aku berpikir bahwa jika aku adalah Abraham, aku akan memiliki reaksi yang sama seperti Abraham. Dalam bab firman Tuhan "Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri II", dikatakan: " Apa yang manusia lakukan atau pikirkan, apa yang manusia pahami, rencana-rencana manusia—tak satu pun dari semua Sepertipraktik perdukunan, kehidupan yang materialistis: yang cenderung untuk mengejar harta dan kekayaan, paham hedonistis; yang mengantar orang pada sikap mencari kesenangan dan kenikmatan sesaat. Dalam kondisi seperti itu umat Tuhan harus tetap mengandalkan Tuhan, agar tidak tersesat dan terjerumus pada hal-hal tadi. Renunganhariinicom: Renungan Harian – Semua Untuk Kemuliaan Allah.Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah, Semua Untuk Kemuliaan Allah. Saudaraku, saat kita berkata bahwa kita percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, maka hal itu tidak hanya berhenti sampai pada perkataan percaya saja, bahwa Tuhan Yesus Diantara mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, kami telah memilih hanya dua ini karena keduanya berguna untuk menunjukkan apa yang hendak Aku bahas di sini. Kedua mukjizat ini sangatlah menakjubkan, dan keduanya sangat merepresentasikan mukjizat-mukjizat yang Tuhan Yesus lakukan selama Zaman Kasih Karunia. Pekerjaanapa pun yang sedang kita lakukan, kita harus mengerjakannya dengan segenap hati, seperti bekerja untuk Tuhan (lih. Kol 3:23). 4 Full Life: TAK ADA ORANG YANG MENGINGAT ORANG YANG MISKIN ITU. Nas : Pengkh 9:15. Dalam Kitamelayani Tuhan bukan untuk menerima tetapi untuk memberi, memberi waktu, tenaga, uang/harta kita berikan untuk melayani Tuhan. Apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, itu seperti kita mengirim ‘bahan bangunan’ untuk rumah kita di sorga, jadi semakin banyak kita berbuat benar, akan semakin besar rumahmu di sorga. SIAPA? (Sebagai Contoh) Kol 3:23 berkata, “Apa saja yang kamu lakukan, lakukanlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Doa saya adalah agar Anda memandang pekerjaan Anda penting dan melihat pentingnya itu menurut perkenan dan rencana Allah. Kita diciptakan untuk mengenal Allah dengan intim, memuliakan Dia dan menikmati Dia selama LAKUKAN SEMUANYA UNTUK TUHAN* Roma 3:10 (VMD) Seperti Kitab Suci mengatakan, “Tidak ada orang yang tidak berdosa, seorang pun tidak ada. Roma 3:10 (TB) seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Dari firman diatas sebenarnya siapa diri kita ini dihadapan Allah? Namun kadang sering tanpa disadari, seolah-olah diri kita QISIGz. HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHANPENDAHULUANTuhan Allah menciptakan bumi dan segala isinya, pasti mempunyai fungsi dan tujuannya masing-masing. Contohnya terang Tuhan ciptakan untuk menerangi kegelapan, tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan untuk menjadi makanan manusia, matahari, bulan dan bintang masing-masing punya tujuan dan fungsinya. Demikian juga dengan kita yang diciptakan seturut dengan gambarNya Allah atau “master piece” Nya seperti yang tertulis di Efesus 210 –karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. Jadi kita ini adalah “buatan Allah” yang diciptakan untuk menyatakan kemuliaanNya dengan melakukan pekerjaan baik. Memang banyak orang di dunia ini yang melakukan pekerjaan baik, tetapi belum tentu tujuannya untuk kemuliaan Tuhan. Contoh para artis atau pengusaha yang memberikan bantuan sosial kepada orang-orang miskin dan terlantar. Banyak dari mereka hanya untuk mencari popularitas diri mereka sendiri. Atau mereka lakukan hanya karena sebatas kasihan saja, karena memang sebagai manusia kita mempunyai perasaan. Apapun yang menjadi alasan mereka, jika tujuannya tidak untuk mengagungkan dan meninggikan nama Tuhan, maka tidak ada artinya dihadapan Tuhan. PEMBAHASANBagaimana kita memuliakan Tuhan?1. Melalui setiap perbuatan dan pekerjaan Korintus 1031 –Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Mungkin kita berpikir bahwa hidup yang memuliakan Tuhan itu hanya kalau kita melayani pekerjaan Tuhan seperti berkotbah, mengajar, berdoa, menginjil, dan lainnya. Memang apabila kita melayani pekerjaan Tuhan dengan cara yang berkenan ,maka kita sedang memuliakan Tuhan. Malah dikatakan juga dengan hal-hal yang sederhana seperti soal makan dan minum. Ingat cerita Daniel yang tidak mau menajiskan diri dengan makan makanan raja Babel? Jika soal makanan dan minuman saja begitu penting untuk kita perhatikan, demikian juga dengan hal-hal yang lain dalam kehidupan kita, misalnya cara kita berkata, bersikap dan berpikir. Bagaimana kita mengaplikasikan firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari baik itu dalam keluarga, di masyarakat dan dalam pelayanan itu adalah memuliakan Tuhan. Orang dapat merasakan “the taste of God’s glory” ketika kita menyatakan kasih Kristus perbuatan baik kepada mereka. Orang Farisi dan para ahli Taurat sering mendapat teguran dari Tuhan Yesus oleh karena apa yang mereka lakukan itu berdoa, berpuasa, memberi semata-mata untuk mencari perhatian orang. Tuhan Yesus katakan bahwa mereka tidak beroleh upah dari Bapa yang di Sorga. Jadi kuncinya jika apapun yang kita lakukan, semuanya itu haruslah untuk kemuliaan Tuhan. Bagaimana jika ada yang memuji kita? Sekalipun orang memuji kita, tetaplah rendah hati dan katakan bahwa kemuliaan hanya bagi Tuhan. Jangan kita sombong, sebab hidup ini adalah kasih karunia Tuhan. 2. Miliki kerinduan untuk terus bertumbuh dewasa rohani 2 Petrus 318—tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. BagiNya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. Kekristenan itu berbicara mengenai pertumbuhan dan berproduksi atau berbuah. Nah, sama seperti fisik kita bertumbuh dari bayi sampai menjadi dewasa, maka kerohanian kita pun perlu mengalami pertumbuhan. Bagaimana kedewasaan rohani kita bertumbuh? Tuhan akan ijinkan kita melewati yang namanya proses. Bagaimana reaksi kita terhadap suatu proses? Apakah kita bersungut-sungut, seperti orang Israel di padang gurun? Atau memuliakan Tuhan, sama seperti Paulus dan Silas dipenjara? Bagi orang yang terus mau bertumbuh ke arah Kristus, ketika menghadapi persoalan maka ia akan memuliakan Tuhan dengan cara penyembahan, keintiman dengan Tuhan dan mencari jawaban dari Firman Tuhan. Dan apabila ia telah melewati ujian maka ia akan menceritakan bagaimana perbuatan Tuhan yang dahsyat menolong dan memberkati hidupnya. 3. Mau dipakai Tuhan untuk menjadi penuai jiwa Mari kita belajar dari kisah Filipus, bagaimana Tuhan memakai Filipus untuk menjangkau pejabat dari Ethiopia Kisah Para Rasul 826-38. Ada dua nama Filipus di Alkitab, yang pertama adalah murid Yesus, dan yang ke dua yaitu salah satu dari tujuh orang pilihan untuk mengurus jemaat. Nah, yang kita bahas adalah Filipus diantara tujuh orang pilihan. Bagaimana hidup Filipus, sehingga dia dipakai untuk menuai jiwa bagi Tuhan? - Filipus adalah seorang yang hidupnya memuliakan Tuhan Kis 6 3-5.- Filipus taat kepada perintah Tuhan Kis 826. Tidak menunda perkataan Filipus membiarkan seluruh hidupnya diatur oleh Roh Kudus Kis 8 29.- Filipus fokus kepada apa yang Alkitab katakan tentang Yesus Kis 835.Kisah Filipus ini sangat luar biasa, kita pun dapat seperti Filipus. Jika hidup kita dipimpin oleh Tuhan, maka ia dapat mempertemukan kita dengan jiwa-jiwa yang siap dituai bagi kemuliaan Tuhan. PENUTUPYesaya 437 –semua orang yang disebutkan dengan namaKu yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan. Kata GLORY dalam Bahasa Yunani yaitu DOQSA, berbicara tentang bobot hadirat Tuhan. Jadi jika Tuhan memenuhi kita dengan kemuliaanNya, itu artinya kita menyatakan kebesaran Tuhan, kedasyatanNya, kemahakuasaanNya, kekudusanNya dan kedaulatanNya dimanapun, kapanpun dan kemanapun Tuhan mengutus kita. DISKUSI 1. Mengapa kita memuliakan Tuhan, bukankah Tuhan itu sudah mulia? 2. Coba ceritakan kehidupan sehari-hari saudara mengenai hidup yang memuliakan Tuhan.

lakukan seperti untuk tuhan